MICROMOTION STUDY
1. Micromotion Study
Motion study pertama kali dipublikasikan pada pertemuan American Society of Mechanical Engineering tahun 1912 oleh Gilbreth. Penjelasan singkat tentang hal ini adalah : micromotion study adalah mempelajari elemen dasar atau subdivisi berdasarkan gambar gerakan kamera, alat penghitung waktu yang secara akurat dapat menghitung interval waktu pada gambar film.
Dalam praktikum Micromotion Study akan direkam gerakan – gerakan operator dalam merakit sebuah produk menjadi produk jadi mengunakan camera video, kemudian hasil rekaman video akan dianalisis gerakan- gerakan operator untuk mengetahui waktu baku yang diperoleh dari perhitungan tabel TMU. Nilai waktu baku yang diperoleh akan dibandingkan dengan nilai waktu siklus, jika waktu baku < waktu siklus maka dapat dikatakan bahwa operator bekerja secara efektif
2. Study Gerakan.
Study gerakan adalah analisa yang dilakukan terhadap beberapa gerakan bagian badan pekerja dalam menyelesaikan pekerjaannya. Untuk memudahkan penganalisaan terhadap elemen gerakan kerja yang dipelajari, perlu dikenal dahulu gerakan - gerakan dasar. Seorang tokoh yang telah meneliti gerakan - gerakan dasar secara mendalam adalah Frank B. Gilberth beserta istrinya yang menguraikan gerakan ke dalam 17 gerakan dasar atau elemen gerakan yang dinamai Therblig (Sutalaksana, 1979)
Suatu pekerjaan mempunyai uraian yang berbeda - beda jika dibandingkan dengan pekerjaan yang lainnya. Hal ini tergantung pada jenis pekerjaannya.
Secara garis besar masing - masing gerakan Therblig dapat didefinisikan sebagai berikut (Wignjosoebroto, 1995):
1.Mencari
2.Memilih
3.Memegang (Grasp)
4.Menjangkau / Membawa Tanpa Beban (Transport Empty)
5.Membawa Dengan Beban (Transport Loaded)
6.Memegang untuk Memakai (Hold)
7.Melepas (Release Load)
8.Mengarahkan (Position)
9.Mengarahkan Awal (Pre-Position)
10.Memeriksa (Inspect)
11.Merakit (Assembly)
12.Mengurai Rakit (Disassembly)
13.Memakai (Use)
14.Kelambatan yang Tidak Terhindarkan (Unavoidable Delay)
15.Kelambatan yang Dapat Dihindarkan (Avoidable Delay)
16. Merencanakan (Plan)
17.Istirahat untuk Menghilangkan Lelah (Rest to Overcome Fatigue)
Perhitungan Waktu Baku.
Waktu baku adalah waktu yang dibutuhkan secara wajar oleh seorang pekerja normal untuk menyelesaikan suatu pekerjaan yang dijalankan dalam suatu sistem kerja yang terbaik atau biasa didefinisikan, menghitung waktu yang diperlukan untuk merakit 1 produk dengan memperhatikan elemen-elemen gerakan operator. Sedangkan waktu siklus merupakan waktu yang diperlukan untuk merakit 1 produk, yang mana data perhitungan waktunya diambil dari data mentah yang didapat dari percobaan.
Teknik-teknik pengukuran waktu dibagi kedalam dua bagian, secara langsung dan tidak langsung. Cara langsung, yaitu: pengukuran ditempat pekerjaan dilangsungkan. Contohnya adalah pengukuran waktu baku dengan jam henti dan work sampling.
Cara perhitungan tidak langsung berarti melakukan perhitungan waktu baku tanpa berada di tempat pekerjaan itu dilaksanakan. Yaitu dengan membaca tabel-tabel yang telah disediakan. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah: data waktu baku dan data waktu gerakan.
Sehingga jika pengukuran dilakukan terhadap beberapa alternatif sistem kerja, yang terbaik diantaranya dilihat dari segi waktu yang dapat dicari yaitu: sistem yang membutuhkan penyelesaian tersingkat.
Penetapan Waktu Baku dengan Data Waktu Gerakan (Predetermined Time System) dengan Methods Time Measurement (MTM)
Methods Time Measurement (MTM) adalah suatu sistem penerapan awal waktu baku (predetermined time standard) yang dikembangkan berdasarkan studi gambar gerakan-gerakan kerja dari suatu operasi kerja industri yang direkam dalam film. Sistem ini didefinisikan sebagai suatu prosedur untuk menganalisa setiap operasi atau metode kerja (manual operation) ke dalam gerakan-gerakan dasar yang diperlukan untuk melaksanakan kerja tersebut, dan kemudian menetapkan standar waktu dari masing-masing gerakan tersebut berdasarkan macam gerakan dan kondisi-kondisi kerja yang ada.
Unit waktu yang digunakan dalam tabel-tabel gerakan adalah TMU (Time-Measurement Unit). Disini 1 TMU adalah sama dengan 0.00001 jam, 0.0006 menit atau sama dengan 0.036 detik.